
Pasta adalah penganan yang terbuat dari tepung semolina (tepung yang didapat dari hasil gilingan biji gandum), telur dan air. Warnanya kuning cerah. Teksturnya agak kenyal yang biasa disebut al dente dalam bahasa Italia. Bentuknya beragam. Ada yang seperti mie disebut spaghetti. Ada yang bentuknya pipih panjang disebut fettucini. Ada yang seperti bihun, disebut vermicelli atau angel hair. Ada yang berbentuk kupu-kupu disebut farfale. Ada yang berbentuk spiral, disebut fusilli. Ada juga yang seperti tabung dan panjangnya sekitar 3 – 4 cm, disebut penne. Ada yang berbentuk tabung melengkung seperti huruf C, disebut macaroni. Dan yang pipih lebar seperti papan biasa disebut lasagna.
Kandungan gizi di pasta sebetulnya dapat menggantikan posisi nasi atau kentang yang biasa kita makan. Bahkan, berdasarkan pengalaman pribadi saya, pasta dianjurkan oleh beberapa ahli gizi saat menjalani diet rendah lemak. Karena pasta terbuat dari gandum dan dia cukup mengenyangkan.
Pasta pun bisa diolah menjadi bermacam2 penganan tergantung kreatifitas kita. Pemberian saus tomat atau saus krim adalah kebiasaan yang sering kita lihat dan memang sangat disukai oleh khalayak. Akan tetapi, ada banyak sekali olahan pasta yang bisa kita asup.
Pada umumnya, pasta yang dijual di pasaran dalam bentuk kering. Sehingga kita perlu merebusnya terlebih dahulu. Untuk manghasilkan pasta yang enak, ada teknik tersendiri saat mengolahnya. Pertama, rebus air hingga mendidih. Tambahkan garam dan minyak secukupnya. Garam untuk memberikan rasa pada pasta sementara minyak menjaga pasta agar tidak lengket. Setelah pasta dimasukan kedalam air mendidih, masak pasta sambil sesekali diaduk selama 5 – 8 menit. Jangan biarkan pasta terlalu matang atau mentah. Untuk mengetes pasta anda sudah matang atau belum, ambil 1 buah pasta, tekan Bagian tengahnya dengan jari. Jika pasta dengan mudah putus (cukup lunak), maka artinya pasta sudah matang dan siap digunakan.
So, be creative and enjoy your pasta creation…
Kandungan gizi di pasta sebetulnya dapat menggantikan posisi nasi atau kentang yang biasa kita makan. Bahkan, berdasarkan pengalaman pribadi saya, pasta dianjurkan oleh beberapa ahli gizi saat menjalani diet rendah lemak. Karena pasta terbuat dari gandum dan dia cukup mengenyangkan.
Pasta pun bisa diolah menjadi bermacam2 penganan tergantung kreatifitas kita. Pemberian saus tomat atau saus krim adalah kebiasaan yang sering kita lihat dan memang sangat disukai oleh khalayak. Akan tetapi, ada banyak sekali olahan pasta yang bisa kita asup.
Pada umumnya, pasta yang dijual di pasaran dalam bentuk kering. Sehingga kita perlu merebusnya terlebih dahulu. Untuk manghasilkan pasta yang enak, ada teknik tersendiri saat mengolahnya. Pertama, rebus air hingga mendidih. Tambahkan garam dan minyak secukupnya. Garam untuk memberikan rasa pada pasta sementara minyak menjaga pasta agar tidak lengket. Setelah pasta dimasukan kedalam air mendidih, masak pasta sambil sesekali diaduk selama 5 – 8 menit. Jangan biarkan pasta terlalu matang atau mentah. Untuk mengetes pasta anda sudah matang atau belum, ambil 1 buah pasta, tekan Bagian tengahnya dengan jari. Jika pasta dengan mudah putus (cukup lunak), maka artinya pasta sudah matang dan siap digunakan.
So, be creative and enjoy your pasta creation…
picture taken from http://cityofenjie.multiply.com






0 comments:
Post a Comment