RSS

Menghilangkan amis ikan/ayam

Seringkali, ikan dan ayam yang akan kita olah berbau amis/anyir. Apalagi ikan laut. Jangan ditanya bau amisnya.

Kenapa sih ikan/ayam itu bisa berbau amis/anyir..??
  1. Terkena udara. Ikan atau ayam jadi berbau kurang sedap karena terkena udara.. Coba kalo masih di air, dia ga akan bau amis.. hehehe... ini serius lho...
  2. Ikan/ayam yang anda beli sudah tidak segar lagi. Masih terkait dengan poin 1, ikan/ayam akan semakin santer bau amis/anyir-nya saat dia sudah tidak segar lagi. Biasa, karena ga laku2 tuh dipenjualnya..

Tanda2 ikan/ayam yang sudah tidak/kurang segar:
  1. jika bagian daging ditekan, dia tidak kembali ke wujud aslinya dengan segera. jadi, mirip kayak orang sakit beri2...
  2. warna insang sudah tidak merah segar. biasanya jadi cenderung kecoklatan lalu kehitaman..
  3. warna mata tidak bening lagi..
  4. bau amis/anyir yang kelewat menyengat..
  5. berlendir dan bau ketika dipotong..
  6. untuk ayam biasanya suka kaku sekaku2nya.. kemungkinan besar ayam ini sudah digelonggong... dan warna dagingnya tidak pink melainkan kekuningan...

Cara menghilangkan bau amis/anyir pada ikan dan ayam:
  1. dengan menggunakan air jeruk lemon atau jeruk nipis.. jumlahnya bervariasi tergantung banyak dan kondisi ikan/ayam.. biasanya, untuk 1 kilo ikan air tawar perlu 2 sdm air jeruk.. dan untuk 1 kg ikan air asin/laut perlu 3 - 4 sdm air jeruk... jadi, jangan diitung jumlah jeruk yang digunakan.. karena terkadang hasil perasannya tidak sama... adapun lama perendaman sekitar 5 - 10 menit sajah...
  2. dengan menggunakan tepung terigu... cara ini rada boros duit.. mknya jadi kurang terkenal.. hehehhee... caranya: potongan ikan/ayam dibalur dengan tepung terigu.. kemudian dicuci.. ulangi sekitar 3 kali...

itu dulu yang bisa saya share.. semoga berguna... ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

UU No. 11 tahun 2008 Bab VI Pasal 25 berbunyi:

"Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang disusun menjadi karya intelektual, situs internet, dan karya intelektual yang ada didalamnya dilindungi sebagai Hak Kekayaan Intelektual berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan."